Hentikan Kebiasaan Menunda-nunda
Menunda-nunda muncul akibat rasa takut. Orang-orang terus-menerus menunda hal-hal yang mereka anggap berlebihan, yang mereka khawatirkan tidak bisa dilakukan, atau yang mereka anggap sulit. Untuk terbebas dari kebiasaan menunda-nunda, kita perlu mengambil keputusan. Sebuah pepatah mengatakan, “Keputusan terburuk pun lebih baik daripada keragu-raguan.” Ini adalah cara berpikir yang sangat tepat. Seseorang harus mengambil keputusan dengan mendengarkan jiwa, pikiran, dan hatinya. Orang yang mendengarkan suara hatinya sendiri akan memutuskan apa yang tepat baginya.
Menunda-nunda menguras energi seseorang. Menunda-nunda menyebabkan tumpukan pekerjaan menumpuk di belakang Anda. Menunda sesuatu tidak akan menghilangkannya. Setiap hal yang ditunda akan terus ada di latar belakang dan terus mengganggu. Jika Anda tidak berhenti menunda dan mengambil langkah untuk melakukannya, tumpukan pekerjaan tersebut akan mulai menguras energi hidup Anda. Aplikasi yang berjalan di latar belakang ponsel secara tidak perlu namun tidak dimatikan akan menghabiskan daya baterai secara sia-sia. Oleh karena itu, produsen ponsel menyarankan dalam petunjuk penggunaannya untuk menghapus atau mematikan aplikasi yang tidak diperlukan guna menggunakan baterai secara efisien. Pekerjaan yang kita tunda juga bekerja dengan cara yang sama di latar belakang pikiran kita, menjalankan “program” negatif seperti rasa bersalah, ketakutan, dan kecemasan, yang pada akhirnya menguras energi kita.
Jangan Membohongi Diri Sendiri
Pesawat luar angkasa menghabiskan setengah bahan bakarnya pada saat lepas landas. Bahan bakar yang tersisa cukup untuk membawa pesawat tersebut mencapai tujuannya selama 2–3 tahun. Dalam hal ini, kita sekali lagi menyadari betapa pentingnya memulai. Penting untuk menerapkan logika ini pada setiap hal yang ditunda. Dengan mengatakan, “Saya sudah mulai dan menyelesaikan setengahnya, besok saya akan mulai lagi dan menyelesaikan setengahnya yang tersisa,” kita dapat terbebas dari kebiasaan menunda-nunda. Dengan demikian, bahkan pekerjaan yang telah menumpuk selama bertahun-tahun hingga menjadi masalah pun akan segera terselesaikan.
Cara yang paling sering digunakan orang dalam proses menunda-nunda adalah berbohong pada diri sendiri. Kebohongan seperti “Aku akan mulai,” “Aku akan melakukannya,” atau “Aku akan bangun setelah menonton serial ini” merusak jiwa manusia. Keyakinan kita pada diri sendiri menjadi terguncang, dan rasa percaya diri kita pun berkurang. Hal-hal inilah yang menyeret seseorang menuju kegagalan. Penting untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan, tidak menunda-nunda, dan mengambil keputusan dengan cepat. Saat melakukannya, jangan lupa untuk tetap terencana. Tentukan apa yang akan Anda lakukan dan lakukanlah. Menunggu tidak akan memberi manfaat apa pun bagi siapa pun.
Menunda pekerjaan yang seharusnya diselesaikan hari ini atau besok akan menurunkan kualitas waktu yang ada. Berkat pekerjaan yang Anda selesaikan hari ini, Anda bisa melakukan hal lain besok. Pekerjaan yang Anda tunda hari ini akan membuat Anda kehilangan kesempatan besok. Pepatah “Jangan tunda pekerjaan hari ini sampai besok” memang benar sekali; jika Anda menundanya, pekerjaan akan menumpuk. Setiap hari baru akan menjadi hari yang lebih padat dan semakin membebani seseorang.
Belajar Membuat Pilihan
Jika seseorang belajar untuk hidup di masa kini dan menyelesaikan masalah seketika, hal-hal yang harus dilakukannya di masa depan tidak akan terasa berat. Mintalah bantuan mengenai hal-hal yang tidak Anda ketahui. Tidak semua orang harus menguasai segala hal dengan sempurna. Setiap orang memiliki bakat dan pengetahuan yang unik. Dengan adanya internet, mengakses informasi dan menjangkau orang lain menjadi jauh lebih mudah. Selalu ada tempat di mana jawaban atas setiap pertanyaan dapat ditemukan. Melakukan riset, bersemangat, dan meminta bantuan saat diperlukan dapat mencegah penundaan. Seseorang dapat meraih kesuksesan jika melakukan pekerjaan yang disukainya, namun menemukan pekerjaan yang disukai juga membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, menyukai dan berkomitmen pada pekerjaan yang sedang dijalani saat ini dapat meningkatkan kesuksesan. Hal ini juga meningkatkan potensi kesuksesan seseorang.
Tidak membuat pilihan akan membuat seseorang terjerumus ke dalam penundaan. Memilih untuk menunda bukanlah pilihan yang sesungguhnya. Ketika Anda bertindak, sebuah tujuan akan muncul di hadapan Anda; namun, ketika Anda memilih untuk menunda, tidak ada apa-apa… Anda bisa memperoleh pengetahuan, meyakinkan diri sendiri, dan termotivasi—namun, hanya ada satu hal yang membuat perbedaan dan mencakup semuanya: Melakukan! Terkadang orang menunda hanya karena mereka kehabisan energi. Di balik hal ini terdapat tugas-tugas yang sebelumnya ditunda dan melelahkan. Hal ini memengaruhi pola tidur dan pola makan seseorang, serta menyebabkan masalah fisik. Jika kita bisa lepas dari kebiasaan menunda-nunda, dan langsung melakukan apa yang harus kita lakukan “sekarang juga”, energi kita akan meningkat dan kita pun menjadi lebih sehat.
