Karakter yang bersikap ‘saya tidak peduli’ adalah sosok yang disukai dalam pemilihan pasangan, sama seperti dalam banyak hal lainnya. Hidup tidak selalu indah dan menyenangkan. Hidup bukanlah dataran yang rata. Bukanlah jalan yang lurus; ada jalan setapak, ada tanjakan, dan ada jalan yang sempit. Setiap orang menginginkan orang yang menemani mereka dalam perjalanan hidup ini adalah seseorang yang mampu menemukan solusi ketika menghadapi masalah. Karakter seperti itu selalu menjadi pilihan.
Harapan dan Perjuangan untuk Perubahan
Orang yang berkata, “Bagi saya tidak masalah,” adalah sosok yang benar-benar berorientasi pada solusi. Orang-orang dari dunia yang berbeda tidak dapat menjalin hubungan. Terkadang orang memulai hubungan dengan niat untuk mengubah pasangannya. Perjuangan tanpa henti pun dimulai antara dirinya dan pihak yang menolak perubahan. Tentu saja, jika seseorang ingin berubah, ia hanya akan berubah demi dirinya sendiri.
Terutama perbedaan budaya merupakan hal-hal yang paling sulit untuk diubah. Hubungan dapat menjadi sangat menyiksa karena berbagai masalah yang tak kunjung teratasi dan ketidakmauan pasangan untuk berubah. Dalam situasi seperti ini, pasangan tidak lagi mampu bertahan bersama akibat ketidakcocokan yang parah. Hubungan tersebut bisa saja memasuki titik di mana tidak ada jalan kembali.
Penerimaan yang Realistis
Terkadang bukan hubungan yang mandek, melainkan orang-orangnya. Mereka tidak mau melakukan apa pun untuk satu sama lain. Biasanya, mereka juga tidak melakukan apa pun untuk mempertahankan hubungan tersebut. Mereka mungkin berkata, “Biarlah hubungan ini putus di titik yang sudah rapuh.” Dalam situasi seperti itu, perpisahan bisa dipertimbangkan sebelum rasa hormat di antara keduanya semakin hilang. “Aku bisa hidup tanpamu, dan jika perlu, kita bisa menjalin hubungan dengan orang lain. Tapi setidaknya kita tidak akan kehilangan rasa hormat satu sama lain. Kita mungkin tidak kehilangan cinta kita, tetapi kita bisa mengakhiri hubungan ini dalam kerangka rasa hormat ini” — ungkapan seperti itu mungkin lebih baik daripada tetap berada dalam hubungan yang buruk.
Karakter yang bersikap ‘aku tak peduli’ sadar akan situasi yang menemui jalan buntu. Ia dapat melanjutkan hidupnya dengan ketenangan karena telah melakukan yang terbaik. Beberapa pasangan tidak berpisah meskipun mereka tidak bisa saling memahami. Mereka mempertahankan hubungan yang sudah tidak baik hanya karena takut sendirian. Namun, karakter yang berada dalam mode ‘tidak masalah bagi saya’ tidak akan mempertahankan hubungan yang tidak bahagia. Ia tidak tahan dengan ketidakbahagiaan. Orang yang berada dalam mode ‘tidak masalah bagi saya’ menerima hubungan tersebut sebagaimana adanya, dan juga menerima perpisahan. Ia tidak akan mengalami depresi ketika hubungan itu berakhir.
Karena ia tahu bahwa hidup akan terus berlanjut dalam bentuk apa pun. Mengetahui hal ini, menyadari hal ini, dan menularkannya kepada diri sendiri maupun kepada orang lain adalah hal yang penting dalam hidup. Agar perpisahan pun bisa berjalan sebaik hubungan itu sendiri, kita tidak boleh kehilangan rasa hormat. Ketika hubungan Anda berakhir demi kebaikan dan kepentingan kedua belah pihak, tidak ada yang akan dirugikan.
